Mahasiswa PTRP melakukan Kegiatan Studio Analisis Tata Ruang Dilaksanakan di WP Kawasan Perkotaan Jatinom

Klaten — Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan melaksanakan kegiatan Studio Analisis Tata Ruang di Wilayah Perencanaan (WP) Kawasan Perkotaan Jatinom, Kabupaten Klaten yang berlangsung pada tanggal 4 hingga 11 April 2026

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran studio yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa dalam memahami dinamika perkembangan wilayah perkotaan secara komprehensif.

Studio Analisis Tata Ruang ini berfokus pada analisis kondisi eksisting, potensi, serta permasalahan tata ruang di WP Kawasan Perkotaan Jatinom. Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa melakukan berbagai tahapan analisis mulai dari observasi lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, traffic counting, kuesioner, pengukuran intensitas bangunan, pemetaan kondisi wilayah, hingga wawancara dengan pemangku kepentingan setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami karakteristik wilayah perkotaan yang sedang berkembang, termasuk aspek penggunaan lahan, sistem jaringan prasarana, kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta isu-isu strategis yang mempengaruhi perkembangan kawasan.

Dengan pendekatan analisis tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menyusun gambaran kondisi tata ruang secara menyeluruh sebagai dasar dalam perumusan rencana detail tata ruang.

WP Kawasan Perkotaan Jatinom dipilih sebagai lokasi studio karena memiliki dinamika perkembangan wilayah yang cukup pesat, terutama terkait pertumbuhan kawasan permukiman, aktivitas perdagangan dan jasa, serta keterkaitannya dengan wilayah sekitar di Jawa Tengah. Kondisi ini menjadikan kawasan tersebut relevan untuk dikaji dalam konteks analisis tata ruang yang mempertimbangkan keberlanjutan dan keseimbangan perkembangan wilayah.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat guna memperoleh informasi faktual mengenai kondisi lapangan. Pendekatan partisipatif ini dilakukan agar hasil analisis yang disusun dapat mencerminkan kondisi nyata serta kebutuhan pengembangan kawasan secara lebih akurat.

Dosen pembimbing turut mendampingi pelaksanaan kegiatan untuk memastikan proses analisis berjalan sesuai dengan kaidah akademik dan metodologi perencanaan tata ruang. Hasil dari Studio Analisis Tata Ruang ini nantinya akan disusun dalam bentuk laporan fakta analisis yang menjadi dasar dalam tahap studio perencanaan selanjutnya.

Kegiatan Studio Analisis Tata Ruang di WP Kawasan Perkotaan Jatinom ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami arah perkembangan wilayah serta menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan tata ruang yang lebih terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Klaten.